Bedebah uLung

seks…politic…and other

Banyak Perawat Buka Klinik Medis di Rumah

Posted by phito08 pada Februari 20, 2009

Klinik medis di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, saat ini banyak yang tidak berizin atau ilegal.

“Kami sebenarnya sudah menegur mereka bahwa membuka praktik tanpa izin itu melanggar ketentuan perundang-undangan,” kata Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Rusdi Mohamad Shaleh, di Pamekasan, Jumat (20/2).

Umumnya, mereka yang membuka praktik pengobatan secara ilegal tersebut para perawat yang bekerja di berbagai puskesmas di Pamekasan, bahkan ada pula perawat di rumah sakit daerah (RSD).

Selama ini, kata Rusdi, memang belum ada laporan dari masyarakat ataupun orang berobat di klinik yang dibuka para oknum perawat tersebut. Meski demikian, tindakan membuka praktik tersebut tergolong melanggar.

“Setiap kali ada pertemuan, saya selalu menyampaikan bahwa izin praktiknya hendaknya diurus. Saya sudah katakan bahwa PPNI tidak akan bertanggung jawab jika ada kejadian di belakang hari,” ujar Rusdi.

Ia menambahkan, yang menjadi pemicu banyaknya para perawat membuka praktik di rumahnya masing-masing itu salah satunya karena minimnya kesejahteraan bagi para perawat. Dengan demikian, mereka cenderung mencari penghasilan tambahan di luar jam kerjanya.

Berdasar pantauan di sejumlah desa di Pamekasan, praktik pengobatan yang dilakukan sebagian perawat ini memang lebih diminati warga dibanding berobat di puskesmas terdekat.

Selain lebih murah, pelayanannya memang lebih baik dibanding di puskesmas. Bahkan, mereka bersedia diundang untuk mengobati warga yang sedang sakit meskipun di malam hari.

3 Tanggapan to “Banyak Perawat Buka Klinik Medis di Rumah”

  1. Masalah kurangnya kesejahteraan perawat ini memang perlu dibahas, jangankan yang masih “sukuan”, yang sudah PNS pun masih buka praktek untuk memenuhi kebutuhan hidup dan kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Mungkin hanya di kota besar saja yang perawatnya tidak praktek.
    Untuk kebanyakan Puskesmas di Indonesia pun tidak 100 % pelayanan bisa dilayani oleh dokter, pengobatan seringkali dilakukan oleh perawat yang sudah dilatih. Hal ini masih terjadi karena keterbatasan jumlah dokter di Indonesia.
    Ada saran atau solusi ????

  2. ira said

    Intinya perawat tidak boleh buka praktek, yang boleh hanya dokter dan bidan.

  3. NUNIK said

    HARUS SEGERA DI PUBLIKASIKAN LEBIH LUAS DAN LEBIH JELAS DAN TIDAK DIPERSULIT PEMBUATAN SURAT IJIN PRAKTEK PERAWAT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: